Burung enggang terbang melara
Hinggap mari di balik paya
Senyuman dibibir penyejuk jiwa
Pencetus inspirasi mengukir karya.
Pohon cendana buah kepayang
Dihias cantik di dalam sarang
Teman tertawa mengisi ruang
Teman menangis milik seorang.
Cantik manis si gadis desa
Siulan teruna tepi jalanan
Indah budi kerana bahasa
Jadi ingatan dalam sanjungan.
Indah melati dalam jambangan
Di sunting dara jadi hiasan
Bertemu berpisah adat kehidupan
Nilai persahabatan bukan cagaran.
Hinggap merpati di tepi bendang
Mencarik padi di bawa terbang
Biar terpisah menghilang pandang
Hilang di mata di hati sayang.
Burung jelatik buah kepayang
Jadi hidangan diwaktu senja
Hendak menangis menangislah sayang
Usah dipendam membawa lara.
Indah merpati menguak suram
Cahaya nan indah membelah maya
Teguhkan hati pahat iltizam
Takkan rapuh menempuh duga.
Burung nuri terbangnya rendah
Patah sayapnya tepi telaga
Hati umpama ladang nan indah
Peliharalah ia harta berharga.
Berarak mega balik pawana
Gugur daunan bayu menujah
Melayu baru tenang mindanya
Takkan gentar arus menerjah.
Cindai menari balik seroja
Kuntum menanti gugur ke taman
Budimu tuan hamba tak lupa
Jadi ingatan dalam lipatan.
Hinggap kedidi di balik lurah
Janganlah daun menghilir tamu.
Manis senyummu setenang wajah
Kasih tertumpah di wajah ayu.
Padi huma dipinggir kali
Tumbuh rumbia tepi kelisa
Usah dipanjang rajukmu teman
Kelak merosak hati dan jiwa.
Seikhlas hati…
No comments:
Post a Comment